d'BC Network

Selasa, 15 Maret 2011

Semangat di bulan Maret

Alhamdulillah...

Hari ini rasanya seneeeeeng banget. Kerja kerasku gak sia-sia.
Setelah kurang lebih 3 bulan gabung di dBCN Oriflame, rasanya semakin bersemangat karena today aku naek level 6%....cihuuuuyyyy.....
Yaah...walaupun baru level kedua tapi aku bersyukur bgt sdh sampai di tahap selanjutnya dari langkah awal menuju Diamond.....amiiinnnn....

Jujur aja, tadinya agak pesimis juga jalanin bisnis ini. Apalagi di awal-awal gabung rasanya kok susaaaaaaahhhh bgt terutama cari Downline.
Tapi krn kemauan dan kerja keras aku menganggap semua itu sebagai jalan yg memang harus dilalui kalau aku pengen berhasil. Kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan dan jalan. Setiap jalan yg kita tempuh pasti ada resiko dan konsekuensinya. Ketika kita mengambil satu langkah berarti kita hrs sudah siap untuk menghadapi resiko dan segala kemungkinan yang akan kita temui...

Aku berharap dan terus berusaha mudah2an di bulan Maret ini aku bisa naik level lagi... Optimis dengan kesungguhan dan kerjasama yg baik dengan para Downline di jaringanku... Insya Allah kita akan sukses bersama.
Ya Allah... bukalah dan mudahkanlah jalannya.... La haula wala kuwwata illabillahil aliyyul adziim...

Rabu, 01 September 2010

Senin, 30 Agustus 2010

Pengen curhat nih....
Kenapa ya anakku sekarang kok jadi makin manja dan cengeng? Kalau istilah orang Sunda mah "Ogoan". Padahal dulu gak gitu-gitu amat deh. Dulu kalau Mau ditinggal ambu kerja, dia gak nangis, mau maen sama temen2 atau sepupunya, gak rewel kalau diasuh sama neneknya atau siapapun. Tapi kalau sekarang..... Masya Allah... kadang sampe stress ngadepinnya.

Dulu Kirana gampang banget kalau diajak mandi pagi karena dia seneng banget main air... tapi entah kenapa sekarang kok susaaaahh banget dibujuknya.
Tiap pagi aku mesti ngeluarin extra energi untuk ngebujuknya mandi, dan itupun seringnya gak berhasil. Kadang dia malah ngajakin main atau nari jaipong. Oya, semenjak ngelihat acara Indonesia Mencari Bakat, Kiki ngefans banget sama Rumingkang (salah satu peserta IMB asal Bandung). Gara-gara Rumingkang Kiki jadi senang tari Jaipong. Ngelihat dia senang menari dan menyanyi, suatu hari abahnya bawain oleh2 VCD tari Jaipong. Kalau Kiki nyebut tari Jaipong itu jadi tari Rumingkang. Karena dia kenal Jaipong semenjak melihat Rumingkang di IMB itu...hehe.

Sejak punya VCD Jaipong itu, jadinya Kiki punya kebiasaan baru. Tiap bangun pagi mesti setel VCD Jaipong sambil dia niruin gerakannya, begitu juga kalau mau tidur malam, nari Jaipong sudah jadi kewajiban buat Kiki sebelum tidur...hmmm...
Mending kalau dia sendirian aja Jaipongannya. Ini sih yang repot ambunya juga harus ngikutin gerakan yang ada di layar monitor... Kadang aku udah ngantuuuuk, cape n pengen segera istirahat. Tapi anakku masih pengen ditemenin nari Jaipong, padahal saat itu sudah jam 10 malam...haduh naaak...
Kalau keinginannya gak diturutin...waaahhh...pasti ngamuk tuh anak. Mau gak mau ya terpaksa deh kita turutin apa maunya.

Sebagai seorang ibu, tentunya aku ngerasa senang dan bangga ngeliat anakku memiliki minat yang besar pada seni terutama budaya tradisional. Tampaknya dia punya turunan darah seni dari ambu dan abahnya yang memang sama2 seniman. Biarpun gak jadi artis top seperti Rumingkang, aku juga pernah jadi penari lho. Tapi aku bisanya tarian melayu/Palembang. Soalnya dulu aku pernah tinggal lama dan besar di Palembang. Sementara kalau tari Jaipong aku belum pernah belajar secara khusus, walaupun aku tuh aslinya orang Sunda. Biarlah anakku saja yang menguasai tari Jaipong...hehe. Kalau emaknya ini udah keburu tua buat belajar Jaipongan. Lagian...udah gak punya waktu luang lagi buat kursus tari seperti dulu.

Bilangnya tadi mau curhat... kok malah jadi ngebahas tari jaipong ya...hehe.
Hmm..kembali lagi soal anakku yang jadi makin susah diatur...
Kadang suka stress kalau ngadepin anak yang lagi rewel. Tiap pagi wajahku jadi mengkerut, bawaannya kesel melulu sih. Gimana gak kesel coba... yang mestinya jam 8 aku harus udah dikantor...eh jadi sering kesiangan karena mesti ngurusin dulu anakku yang kalau pagi-pagi susah banget diaturnya. Duuuhh...kalo tiap hari begini kapan aku bisa gemuk???

Minggu, 14 Februari 2010

Main ke Kebun Binatang

Hari ini ambu dan abah menyempatkan diri mengajak Kirana (Kiki)bermain ke kebun binatang Bandung. Perjalanan menuju kebun binatang yang terletak di Jl. Tamansari Bandung ini kami tempuh dengan naik sepeda motor selama kurang lebih 45 menit. Karena letak rumah kami berada di Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Kiki kelihatannya senang sekali ketika tiba disana. Karena sehari sebelumnya ambu sudah bilang mau ngajak De Kiki ke kebun binatang. Mau lihat gajah, burung, monyet, buaya dan hewan lainnya yang selama ini cuma ia lihat di televisi.
Nyampe lokasi sekitar pukul 9 WIB. Hmmm... belum terlalu siang, jadi gak perlu khawatir kepanasan. Sebelum membeli karcis yang harganya cukup terjangkau yaitu Rp 11.000,- per orang (dewasa), ambu beli 2 bungkus kacang rebus di depan pintu gerbang kebun binatang.

Masuk ke area kebun binatang yang pertama terlihat ada kandang beruang. Kiki tampak sangat senang. Tangan mungilnya mencoba melemparkan kacang rebus yang tadi ambu beli ke arah sang beruang hitam. Hap... si beruang langsung menyambut kacang rebus itu dengan mulutnya.

Dari kandang beruang kami beralih ke sarang burung. terus berkeliling melihat hewan-hewan lainnya. Ada kapibara, buaya, bango, iguana, kura-kura, gajah, kera, orang utan dan masih baaaaanyak yang lainnya.

Kiki kelihatannya sangat menikmati perjalanan wisatanya hari ini. Maaf ya sayang, baru sekarang ambu sama abah sempat ngajak main ke kebun binatang. Maklum ambu dan abahnya sama-sama kerja. Truss...hari liburnya gak sama. Abah liburnya hari
Sabtu/Minggu. Kalau ambu liburnya hari Selasa. Gak pernah nyambung deh :(

Nah, hari ini hari Selasa. Pas ambu libur. Kebetulan ambu ada janji ketemuan sama Ceuceu di Gerlong jam.11 siang. Ya udah... skalian aja main ke kebun binatang dulu sebelum ketemuan sama Ceuceu. Kebetulan abah juga lagi agak nyantai... So...memanfaatkan waktu yang sempit :-p

Gak kerasa udah jam 10 lewat. Hmmm....lumayan capek juga ya keliling kebun binatang. Okelah kalo sudah capek...yok kita pulang. Ambu kan masih ada janji... abah juga mau lanjut ke kantor. Alhamdulillah... lumayan jalan-jalannya untuk hari ini. Nambah pengetahuan buat De Kiki...karena banyak hal baru yang dilihat dan direkam di dalam kepalanya kini. Kapan-kapan kita main kesini lagi ya sayang. Insya Allah kalau ambu sama abah ada waktu yang passss buat kita jalan-jalan ya.

BAYI

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Pernahkah Anda membayangkan, betapa banyak hal menakjubkan dari bayi? Jika Anda sebagai orang tua yang pernah memiliki bayi, mungkin Anda akan memiliki pengalaman ajaib tersendiri. Bagi yang belum memiliki, mungkin Anda bisa merasakan dari bayi yang ada di sekitar Anda. Betapa membahagiakan mendengarkan tangisnya untuk pertama kali. Apalagi jika yang Anda dengar adalah tangis bayi Anda sendiri.

Sebagai ibu, kehadiran bayi akan membuat Anda tidak pernah sama. Anda akan selalu mengutamakan bayi Anda di atas siapapun, Anda akan mengambil lebih sedikit untuk diri sendiri dan memberi lebih banyak padanya. Anda pun akan mencoba menjadi orang yang lebih baik untuk memberi contoh baginya.

Mungkin Anda merasa capek merawat bayi Anda seharian. Namun cobalah untuk mengamati pada saat dia tidur pada malam hari. Maka Anda akan terlupa akan letih yang Anda rasakan..Ketika Anda menggendongnya, maka Anda akan merasa besar, kuat, penting, bertanggungjawab, dan benar benar merasa dibutuhkan. Kehadirannya bisa jadi membuat Anda merindukan waktu untuk diri sendiri, Hingga ketika akhirnya waktu itu ada, Anda justru segera menginginkan bayi Anda lagi.

Betapa tidak, tatapan seorang bayi akan mengingatkan bahwa Anda mempunyai jiwa dan bayi itu telah menemukannya. Suara tawa bayi adalah obat manjur untuk stress. Senyuman seorang bayi bisa membuat Anda terlupa dengan segala rencana. Bahkan ketika Anda mengingat kembali rencana Anda, maka Anda akan merasa rencana tersebut sudah tidak penting lagi.

Bayi Anda adalah tantangan bagi Anda, sehingga Anda harus mengeluarkan kemampuan terbaik Anda untuknya. Ketika Anda harus memandikan bayi Anda pertama kali, mungkin inilah salah satu hal paling berani yang pernah Anda lakukan.

Namun ingatlah juga, betapa bayi Anda sangat pemaaf, Mereka akan dengan senang hati mendengar Anda menyanyi, meskipun suara Anda sumbang. Mereka akan tertawa mendengar lelucon dan gurauan Anda, meski berapa kali Anda mengulanginya.

Bayi dibungkus dengan semua harapan dan impian Anda, namun Anda harus melonggarkan bungkusan itu agar mereka punya tempat untuk tumbuh. Anda tidak perlu membandingkan bayi Anda dengan siapapun. Apapun yang cocok untuk bayi teman Anda, belum tentu cocok untuk bayi Anda. Mereka memilliki keunikan tersendiri.

Bayi Anda tidak memerlukan Anda menjadi sempurna, mereka hanya perlu keberadaan Anda. Pada saat inilah Anda akan mengerti dan memahami apa yang diberikan oleh orang tua Anda kepada Anda dahulu.

Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com